Dari Kampung Saya Bermimpi
Saya mulai bermimpi sejak saya bisa merenung dan berhayal, haruskah seorang anak kampung untuk bermimpi. Saya rasa akan ada baiknya jika saya mengajak kawan-kawan mengenali kampung saya dulu sebelum kita mengambil keputusan boleh atau tidak seorang anak kampung bermimpi karena dari kampung pola pikir saya mulai terbentuk tentang indahnya dunia. Kampung saya berada di bagian selatan papua, kampung ini sangat spesial bagi saya di mana di antara sisi-sisi kampung itu seperti di apit jadi bolehlah saya mengatakannya dengan kampung yang di apit antra dua bukit bebatuan koral dan juga dua samudra, taburan pasir putih dan beningnya air membuat saya anak kampung yang di manjakan. (Makannya jangan heran kalau saya hitam... hehehheh becanda), jangan serius dulu dong santai masi akan terus ada cerita lain yang menarik lagi nee.. Jika di bagian timur ada bibir pantai, maka bagian barat pun ada pantai yah namanya juga di apit sama air laut, namun dari kedua pantai mempunya perbedaan dal...