Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

ASING DI NEGERI SENDIRI

Gambar
DI BEDAKAN Assalamualakum.wr.wb Saya berharap anda sebagai pembaca dapat mejawab salam ini.             Setelah banyak  salam saya yang secara lantang dan lugas saya ucapkan terkadang dan bahkan hampir tidak sama sekali orang membalasnya, saya tidak tahu bagaimana mereka menyikapi agama dalam kehidupan mereka sehari-hari. Saya melihat mereka berkerudung, berpeci dan banyak deh yang terlihat dari mereka dengan berbagai embel-embel agamis, tapi terkadang saya sendiri berpikir bagaimana orang-orang ini memandang agama dengan hidup bersosial atau mungkin mereka lupah dengan ungakapan bahwa Islam itu ibarat satu tubuh yang jika dimana anggota lain dari tubuh itu sakit maka semua tubuh itu merasakan sakit. يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ -١٣ - Hai manusia, Sesungg...
Gambar
LARARANGAN KORUPSI DAN KOLUSI A.   Larangan Menyuap  " Abu Hurairah r.a. berkata Rasulullah SAW. melaknat yang menyuap dan yang di beri suap dalam urusan hukum" (H.R Ahmad dan Imam yang Empat dan dihasankan oleh Turmidzi dan di sahihkan oleh Ibnu Hibban)  a. Penjelasan Hadis :  Menyuap dalam masalah hukum adalah memberikan sesuatu, baik berupa uang maupun lainnya kepada penegak hukum agar terlepas dari ancaman hukum yang mendapat hukuman ringaan.  Perbuatan seperti itu sangat dilarang dalam Islam dan disepakati oleh para ulama sebagai perbuatan haram. Harta yang diterima dari hasil menyuap tersebut tergolong dalam harta yang diperoleh melalui jalan yang batil. Allah SWT. berfirman dalam Al-Quran : وَلاَ تَأْكُلُواْ أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُواْ بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُواْ فَرِيقاً مِّنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالإِثْمِ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ -١٨٨-  Artinya : "Dan janganlah sebagian kamu memakan sebagian yan...

Sang Pemenang

Gambar
Aku sang pemenang.   Kita sering terlalu lmah untuk percaya bahwa kita kuat dan sering merasa cengen dengan kehidupa ini, saya yakin tuhan memberikan kita ujian yang berat bukan untuk menjadikan kita lemah, melainkan menjadikan kita lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya. sesungguhnya tuhan selalu memberikan ujian bagi semua orang.   Setiap ujian yang kita lalui akan menambahkan kualitas diri. Kualitas diri ini adalah suatu karunia yang perlu kita sambut dengan kraatifitas tinggi, energi yang besar dan sikap dinamis setiap waktu. Harus kita akui, di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang bersikap kreatif, penuh energi, dan dinami. kreatif :   Ia adalah sumber inovasi, yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat dan dapat di apliksikan. Energik :   Sesuai hukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, pasif, segar. Kita harus mengondisikann diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupan ini. Dinamis :   Perubahan adalah se...

Qabdh & Basth

Gambar
foto | by mauludin wamoi   Q abdh dan basth selalu terjadi dalam kehidupan manusia dimanapun dengan tingkat apapun dengan berbagai dimensi yang berbeda, dan akan menenggelamkanya. Qabdh dan besth berhubungan dengan setiap orang yang hidup dengan perasaanya serta menyadari hidupnya.   Kata "qabdh" atau "inqibadh" berarti "menyempit", yaitu keadaan ketika ruh dicabut, ketika aliran maknawiah terputus pada diri seseorang, atau ketika hubunganya yang erat dengan sumber limpahan abadi dari esensi dirinya terhenti, sehingga membuatnya merasa kosong hingga batas tertentu di saat seharunya ia tetap memikili hubungan dengannya.   Adapun kata "basth" berarti "memanjang", "terbuka", "meluas", "melapang", atau: naiknya seorang salik ke titik dimana ia akan menjadi jalan rahmat bagi semua entitas, hingga membuatnya akan merengkuh segala sesuatu, hatinya akan lapang, pikirannya akan naik sehingga ia akan mampu mene...

Dahsyah & Hairah

  Seorang saliq menempuh jalan kebenaran yang mengembara di lembah 'isyq dan syauq terkadang akan terbakar oleh api isyq. Sementara yang lain akan mereguk minuman keabadian yang dihilangkan oleh sang kekasih sehingga ia akan merasakan syauq dan kesenangan tiada tara. ketika melakukan perjalanan ia berkata "wahai kau yang menuang minuman, tuangkanlah untukku air yang terbakar oleh api isyq". Ketika mereka bergerak dalam kerinduan kegerbangan sang kekasi yang terbuka, ia akan berkata, " kau telah mencelupkan jariku kemadu 'isyiq, jadi berilah aku air minum." demikianlah ia terus meminta tambahan anigrah.   Selama saliq masi terus bertafakur dalam perjalanannya, gelisah terhadap dunia, dan awas terhadap jarak yang ditempuhnya; atau dengan kata lain saat-saat ketika salik melewati batas tajalli asma' dan sifat adalah "saat-saat" yang membuatnya mulia dengan tajalli Dzat yang Mahaagung. sampai "saat-saat" itu ia akan selalu merasakan api,...